MIRIS MELIHAT SIKAP GURU SD DI JAKTIM YANG HANYA DIAM KETIKA TERJADI AKSI BULLY

02.33

MIRIS MELIHAT SIKAP GURU SD DI JAKTIM YANG HANYA DIAM KETIKA TERJADI AKSI BULLY

MIRIS MELIHAT SIKAP GURU SD DI JAKTIM YANG HANYA DIAM KETIKA TERJADI AKSI BULLY
SARANAPOKER
AGEN POKERAlbina Averina Zaluku ( 35 ) seorang wanita yang merupakan ibunda dari seorang siswa SDN 16 Pasar Rebo, Jakarta Timur berinisial JZS.  Albina memenuhi panggilan dari pihak kepolisian, panggilan tersebut terkait dengan aksi bullying yang bernada SARA yang menimpa anak nya JZS selama disekolah. Dan Albina juga menceritakan semua perlakukan yang sudah diterima oleh putranya selama disekolah.

DEWA POKER" Anak saya itu sering sekali dipanggil AHOK oleh teman-temannya, dan anak saya sudah bosan mendengarnya, bahkan anak saya sering sekali dikeroyok oleh teman sekelasnya sendiri," ungkap Albina yang di temui di Polsek Pasar Rebo, pada hari Selasa 31 Oktober 2017 kemarin.

JUDI POKERBukan hanya dibully dengan nada SARA, JZS mengaku jika dirinya juga pernah ditusuk telapak tangannya dengan menggunakan pensil, aksi tersebut juga dilakukan oleh temannya sendiri. Dan atas aksi tersebut pun korban mengalami luka. Albina kembali melanjutkan, jika ketika tangan putranya dilukai, di dalam kelas tersebut ada seorang guru yang mengobati, namun sayangnya walaupun sang guru mengetahui aksi tersebut tidak ada penindakan lebih lanjut lagi.

POKERONLINEDan pasca kejadian tersebut sang anak sudah menolak untuk pergi lagi ke sekolah, bahkan sang anak meminta untuk pindah dari sekolah tersebut. " Dia sudah tidak mau lagi pergi ke sekolah, dia mau pindah saja, namun sampai saat ini masih belum tahu mau pindah kemana, ada yang dia mau tapi biaya sangat mahal, saya juga bingung," kata Albina.

POKER88Sebelumnya juga pihak Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jasra Putra turun tangan langsung guna melakukan pengecekan terkait kasus bullying yang sudah menimpa JZS, yang menjadi seorang siswa SDN 16 Pasar Rebo, Jakarta Timur. Jastra sangat menyayangkan sampai saat ini masih terus ada aksi bullying yang bernada suku, agama, dan ras, juga antar golongan. JZS yang dibully oleh teman-temannya dengan sebutan AHOK.

AGEN POKERYang lebih disayangkan lagi selama aksi itu terjadi pihak sekolah justru tidak mengetahui. Maka dari itu sangat perlu sekali dilakukan penyelidikan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta, di lingkungan pendidikan yang seharus nya bisa menjadi satu tempat yang dapat mencerdaskan anak, baik dari segi intelektual, spiritual, emosional, dan juga sosial.

DEWA POKER" Sangat diharapkan jika dunia pendidikan bisa membantu dalam memberikan kecerdasan secara terintegrasi pada diri seorang anak. Sehingga anak bisa merasakan lingkungan pendidikan yang ramah dan bersahabat dengan anak," katanya.

JUDI POKERUntuk pihak sekolah dan juga guru yang ada seharusnya bisa memberikan perlindungan kepada setiap anak didik, sesuai dengan yang ada di dalam Pasal 54 ayat 2 Undang-Undang No.35 tahun 2014, terkait dengan Perlindungan Anak.

You Might Also Like

0 komentar