SEORANG PRIA MENGAMUK SAMBIL MEMBAWA KEPALA SANG KAKAK
01.53SEORANG PRIA MENGAMUK SAMBIL MEMBAWA KEPALA SANG KAKAK
![]() |
| RANTAIQQ |
AGEN POKERSosok pria tersebut bernama Jamiin, diri nya membawa potongan kepala tersebut menuju rumah saudaranya yang pada saat itu sedang mengadakan acara pengajian. Spontan puluhan jemaah yang hadir langsung berlarian meninggalkan lokasi begitu melihat Jamiin, yang tiba-tiba datang dengan mengacungkan cangkul yang dibawa nya sambil membawa potongan kepala manusia yang tidak lain kepala dari kakak nya sendiri.
BACA JUGA : SALAH SATU ANGGOTA JHON KEY TEWAS AKIBAT KERUSUHAN DI NUSAKAMBANGAN
DEWA POKER" Pria tersebut bernama Jamiin, dan potongan kepala yang ditenteng adalah kakak kandung nya sendiri yang tinggal di Desa Sumurcinde Kecamatan Soko," ujar Sujud salah satu warga yang pada saat kejadian sedang menghadiri acara pengajian.
TEXAS POKERJamiin adalah pria berusia 50 tahun, Jamiin berkeliaran dan mengunjungi acara pengajian dengan tidak menggunakan pakaian. " Bahkan kepala yang dibawa nya masih mengeluarkan darah segar," tambahnya. Sujud mengatakan jika Jamiin datang ke acara pengajian setelah dirinya memutilasi kakak kandung nya.
POKER ONLINE" Jarak dari rumah korban ke lokasi pengajian hanya 30 meter. Karena melihat kondisinya tidak wajar, para jamaah yang hadir pun langsung melarikan diri dan menyelamatkan diri, karena Jamiin membawa cangkul, dan jamaah takut jika akan menjadi korban pembunuhan selanjut nya," kata nya.
JUDI POKERDan benar saja Jamiin pun merusak sejumlah perabotan yang ada di lokasi pengajian, " Saya ini saudara iparnya, dan rumah ini adalah rumah milik orang tua nya, dan rumah mertua Jamiin sekitar 1 jam, ketika kejadian kami semua bersembunyi. Dan para pemuda desa pun melakukan pengejaran terhadap Jamiin," ungkapnya.
BACA JUGA : PANGERAN SAUDI JADI TERSANGKA KORUPSI, JALANI MASA TAHANAN DI HOTEL MEWAH
AGEN POKERSebelum diamankan dan dibawa ke Polsek Soko, Jamiin sempat melarikan diri. Dan potongan milik sang kaka dan potongan tubuh nya langsung dibawa ke RSUD dr Koesma Tuban untuk disambungkan dan menjalani outopsi. " Saat ini pihak keluarga masih sangat syok, dan masih belum bisa dimintai keterangan lebih jauh lagi," tutupnya.

0 komentar